PRODUCT

Halo KOMOS Addict ,

kali ini saya akan sedikit mereview produk utama KOMOS yaitu kopi luwak liar, nah mengapa KOMOS hanya menjual kopi luwak liar ? untuk menjamin nilai keaslian dari kopi luwak yang alami dan berkualitas , pada dasarnya luwak tidak hanya memakan kopi namun juga memakan buah dan tumbuhan lainnya . Hanya buah kopi matang dan ranum yang akan dipilih oleh luwak yang berkeliaran di kebun kopi untuk dimakan. KOMOS tidak memakai bahan baku yang berasal dari luwak (musang) yang dipelihara atau diternak, hal ini berdasarkan fakta bahwa citarasa luwak liar lebih unggul daripada luwak tangkaran. Penangkaran luwak sering kali memaksa hewan ini untuk memakan kopi dan bukan karena memilih buah kopi pilihan sesuai insting hewan tersebut.

FJR_6342

Produk yang pertama kali dijual oleh KOMOS adalah Kopi Luwak Gayo, kopi luwak ini berasal dari dataran tinggi Aceh tepatnya di wilayah Atu Lintang . Keistimewaan dari Kopi Luwak Gayo ini adalah citarasa nya yang unik, para coffee lover menyebutnya dengan exotic taste yang berarti citarasa perpaduan aroma rempah dan buah , saat ini Komos Luwak Gayo ‘best seller’ untuk penjualan di Indonesia.  Dataran tinggi Gayo juga sangat dikenal seantero dunia sebagai kopi arabica organik , bahkan Starbucks juga menggunakan arabica gayo di salah satu varian nya yang disebut Sumatera Coffee.

FJR_6252

Mandailing , nama yang cukup sering didengar. Mandailing merupakan nama salah satu suku di Sumatera Utara. Salah satu varian KOMOS adalah Kopi Luwak Mandheling , nah dalam hal ini Mandheling berbeda dengan Mandailing . Kopi Mandheling merupakan jenis penamaan dagang untuk kopi arabica yang sejatinya tidak berasal dari daerah mandailing , namun kopi mandheling berasal dari berbagai tempat di pedalaman sumatera . Saat ini kopi mandheling sangat populer dikonsumsi oleh masyarakat di negara Jepang. Citrasa Luwak Mandheling memiliki body (kepekatan) yang dalam namun aftertaste nya berkesan chocolate , Komos Luwak Mandheling ini sangat digemari oleh konsumen yang berasal dari US dan beberapa negara eropa.

FJR_6299

Varian KOMOS satu ini  sangat digemari oleh konsumen yang berasal dari Korsel dan China  adalah Kopi Luwak Lintong. Lintong Ni Huta merupakan daerah penghasil kopi arabica unggulan dari sumatera utara, dan saat ini Kopi Lintong telah mendaftar produk indikasi geografis seperti yang telah dilakukan pemerintah kabupaten Aceh Tengah atas Kopi Gayo. Ciri khas Kopi Luwak Lintong adalah citarasanya yang ‘nendang’ , begitu para penikmat kopi menyebutnya dan aroma Lintong ini sangat baik ketika mulai diseduh.

FJR_6290

Varian terakhir KOMOS untuk produk kopi luwak adalah Kopi Luwak Peaberry, beberapa terdengar asing dengan penamaan peaberry ini mengenai asal muasal kopi . Peaberry merupakan bentuk penamaan lain dari Kopi Jantan (Lanang)  atau Kopi Tunggal, buah kopi umumnya berisi sepasang biji yang terbelah. Namun ada beberapa buah kopi yang di dalamnya hanya berisi satu biji tunggal yang disebut kopi lanang. Dalam perbandingan 100% biji kopi hanya dijumpai 5% biji kopi lanang yang membuatnya menjadi kopi yang langka (rare coffee) .Selain memiliki aroma kuat dan taste yang menggoda , kopi peaberry juga diyakini dapat menambah vitalitas kaum pria . Penasaran ??

FJR_6275

Tiba di penghujung bang komo mengulas varian produknya , nah bagi teman-teman sebangsa setanah air dan seluruh dunia . Dimanapun anda berada jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan sensasi taste and art of coffee . hanya di KOMOS Coffee ..

Salam Coffee Lover

Bang KOMO

KOMOS Coffee Online Shop  Online Shop 2

KOMOS Coffee Fanspage

Advertisements

2 thoughts on “PRODUCT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s